Dari The Jungle Book
Cerita Anak_Baloo sang
beruang mencintai Mowgli lebih daripada binatang lain di hutan. Ia mengajari
Mowgli semua hal mendasar yang di butuhkan untuk hidup di hutan. Kadang, ia
bahkan lupa Mowgli sebenarnya anak manusia dan sama sekali bukan beruang. Jadi,
ketika Bagheera sang macan kumbang, mengingatkan Baloo bahwa tempat Mowgli
adalah di perkampungan bersama manusia lain, Baloo merasa sangat sedih.
Tapi, Baloo tahu
bahwa Bagheera benar. Sang harimau licik, Shere Khan, sedang menantikan
kesempatan untuk menerkam bocah itu. Semakin cepat Mowgli aman berada di antara
kaumnya sendiri, semakin baik. Tapi, ketika Baloo mencoba menjelaskan hal itu
kepada Mowgli, bocah itu menjadi sangat marah.
“Aku bukan
manusia, aku beruang sepertimu.” Katanya kepada Baloo. Baloo menggaruk-garuk
kepalanya.Ia memang tidak pandai menjelaskan. “Dengar ya, Mowgli. Pokoknya kau
harus kembali ke perkampungn manusia. Jangan membantah.”
Mowgli membanting
kaki. “Aku tidak mau!” teriaknya, lalu ia berlari ke tengah hutan. Baloo
berlari mengejarnya, tapi beruang besar itu terlalu lamban untuk bisa menangkap
si bocah kecil. Mowgli sudah tidak terlihat. Mowgli menjelajahi hutan seorang
diri. Ia tak perduli pada perkataan siapapun. Anak manusia itu yakin bisa mengurus
dirinya sendiri dengan baik.
Tiba-tiba,
sepasang mata yang menghipnotis membuatnya terpana. Kaa, si ular, telah
menangkap Mowgli dalam belitannya! Ia sudah siap menyantap bocah itu ketika
sebuah suara bernada dingin mengusiknya. “Berikan anak manusia itu kepadaku,
Kaa!” gertak Shere Khan. “Tidak bisa, Shere Khan!” teriak suara yang tak asing
Itu.
Baloo! “Bawa pergi anak
itu dari sini,” perintah Baloo. Sekawanan burung-burung pemakan bangkai melesat
dan membawa Mowgli ke tempat aman. Mowgli menonton pertarungan Baloo dengan
Shere Khan. Bahkan kawanan burung pemakan bangkai pun berharap Baloo yang
menang. Baloo berjuang dengan gagah berani membela kawan kecilnya, tapi
tampaknya sang harimau berada di atas angin.
Tiba-tiba, sebuah
pohon tak jauh dari sana tersambar kilat petir. “Api!” teriak kawanan burung
pemakan bangkai. “Shere Khan takut pada api!”
Mowgli
cepat-cepat meraih ranting yang terbakar dan menalikannya ke ekor sang harimau.
Shere Khan melolong ketika api itu membakar bulunya, dan berlari pergi kesakitan,
tak pernah terlihat lagi.
#Walaupun berbeda, kita harus tetap tolong menolong#
0 komentar:
Posting Komentar
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.